kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Ustaz Abdul Somad membantah, Muhaimin Iskandar terpilih lagi


Jumat, 23 Agustus 2019 / 08:00 WIB
Ustaz Abdul Somad membantah, Muhaimin Iskandar terpilih lagi

Sumber: Kompas.com | Editor: Tri Adi

Ustaz Abdul Somad, Ulama

Viralnya video  ceramah Ustaz Abdul Somad terkait salib yang viral di media sosial sejak beberapa hari lalu belakangan berbuntut panjang. Setelah video itu viral, Ustaz Somad dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Namun, pendakwah ustaz Abdul Somad menegaskan bahwa potongan video ceramahnya yang viral di media sosial diambil kala ia berceramah di hadapan umat Islam. Abdul Somad yang akrab disapa UAS merasa dirinya tidak perlu meminta maaf atas ucapannya dalam video tersebut karena ucapannya dalam video itu diperuntukkan bagi umat Islam.

"Saya menjelaskan tentang akidah agama saya di tengah komunitas umat Islam di dalam rumah ibadah saya. Bahwa kemudian ada orang yang tersinggung dengan penjelasan saya, apakah saya mesti meminta maaf?" kata UAS di Kantor MUI dalam siaran langsung Kompas TV, Rabu (21/8).

UAS menuturkan, hal yang disampaikan dalam ceramahnya itu didasarkan pada ajaran agama Islam. Oleh karena itu, ia heran bila ada orang yang merasa tersinggung dengan isi ceramahnya. "Otomatis orang luar yang mendengar itu tersinggung atau tidak? Tersinggung. Apakah perlu saya meminta maaf? Ajaran saya, kalau saya minta maaf berarti ayat itu mesti dibuang, ngawur gitu?" ujar UAS.

Dalam unggahan itu, Ustaz Somad menjelaskan bahwa video itu berdasarkan ceramah yang disampaikan tiga tahun lalu. Dia tidak bermaksud merusak hubungan antar-agama di Tanah Air. Saat itu, dia hanya berupaya menjawab pertanyaan seorang jemaah.

"Saya berceramah di dalam masjid di tengah orang Islam. Ada yang bertanya tentang patung, saya jawab sesuai dengan hadits nabi, dilaporkan..." kata Abdul Somad. Kendati begitu, "Umat Islam jangan terprovokasi. Pakar hukum akan melihat apakah Abdul Somad melangggar aturan. Mari kita bersikap adil. Saya tak mau melibatkan orang banyak," kata dia

 




TERBARU

Close [X]
×