kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Megawati bertemu Prabowo, tangis Baiq Nuril pun pecah


Jumat, 26 Juli 2019 / 09:00 WIB
Megawati bertemu Prabowo, tangis Baiq Nuril pun pecah

Reporter: Tri Adi | Editor: Tri Adi

Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI-P

Rumah Megawati Soekarnoputri hari Rabu (24/7) terasa berbeda. Hari itu Prabowo akan berkunjung ke rumah di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta. Karena Prabowo  mendatangi kediaman Megawati pada saat jam makan siang. Tentu saja pertemuan dimulai terlebih dulu di meja makan.

Baca Juga: Puji nasi goreng Megawati, Prabowo: Saya sampai nambah

Seusai pertemuan  Megawati menyatakan bahwa tak ada partai koalisi ataupun oposisi dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. "Saya tadi bilang tidak ada koalisi, tidak ada oposisi di dalam sistem tata negara kita, tetapi kalau berbeda hanya karena pilihan, nah itu monggo saja, sehingga yang namanya dialog itu sangat diperlukan," kata Megawati.

Perihal perbedaan pendapat, menurut Megawati, itu bisa diselesaikan dengan dialog. "Sebenarnya kan kalau kita berbeda pendapat itu adalah sebuah ruang yang biasa, kenapa harus diteruskan? Mari kita rukun kembali, persahabatan kita mendapat ujung, yaitu untuk kepentingan bangsa dan negara, dan kita tentunya harus bisa melakukan dengan diskusi," ujar Mega sebagaimana ditulis Kompas.com.

Baca Juga: Bertemu Megawati, Prabowo didampingi Sekjen Partai Gerindra

Terkait pembentukan kabinet, Megawati menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo selaku pemegang hak prerogatif.  Namun, bila ada yang perlu dibicarakan dia bersedia membantu. "Silakan datang ke tempat saya kapan pun, begitu juga kalau Mas Bowo (Prabowo) ingin bertemu dengan presiden kalau memang harus saya diminta untuk bisa menyampaikan, saya sampaikan, tetapi kalau Mas Bowo sebaiknya, menurut saya, pasti ngomong sendiri saja dengan Pak Jokowi, pasti akan diterima beliau dengan baik," lanjut dia.

Megawati pun mengajak Prabowo dan seluruh pendukungnya untuk rukun kembali demi kepentingan bangsa dan negara. Ia menegaskan bahwa tak ada partai koalisi ataupun oposisi dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Bahkan Megawati mempersilakan Prabowo untuk datang ke kediamannya dan berdialog. "Mari kita rukun kembali, menjadi bersahabat kembali, untuk kepentingan bangsa dan negara dan kita tentunya harus bisa melakukan ini dengan diskusi. Silakan datang ke tempat saya," ujar Megawati.




TERBARU

Close [X]
×