kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Jokowi dan Ethes lambaikan tangan, Prabowo asyik berjoget


Senin, 19 Agustus 2019 / 07:38 WIB
Jokowi dan Ethes lambaikan tangan, Prabowo asyik berjoget
ILUSTRASI. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Annisa Pohan berfoto dengan Jokowi

Reporter: Tri Adi | Editor: Tri Adi

Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra

Parabowo Subianto menjadi inspektur upacara Peringatan ke-74 kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (17/8), di halaman Kantor DPP Partai Gerindra, Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan. 

Yang menarik, begitu upacara dinyatakan selesai, Prabowo menyalami satu per satu pengurus partainya di atas panggung. Halaman yang tadinya digunakan sebagai tempat upacara bendera langsung disulap menjadi gelanggang joget para kader. Lagu yang terdengar pada pengeras suara, yakni Poco-Poco. Rupanya, Prabowo yang masih menyalami anak buahnya tertarik juga dengan lagu tersebut. 

Seraya menoleh ke para kadernya di bawah panggung, Prabowo menghentikan salam-salamannya. Ia pun spontan ikut berjoget bersama sekitar 200 kadernya. Badannya digerakkan ke kiri dan ke kanan. Kakinya juga dihentak-hentakkan pelan sesuai dengan irama lagu. Momen itu membuat para kader semakin antusias. 

Sebelumnya, Prabowo dalam pidatonya pada upacara itu  menegaskan, Gerindra masih harus menapaki perjalanan panjang dengan penuh keberanian. "Cobaan yang membutuhkan keberanian, yang membutuhkan kesetiaan, yang membutuhkan ketegaran jiwa, yang membutuhkan semangat dan kegembiraan," kata Prabowo. Selain itu,  Prabowo juga meminta, apa pun cobaan yang dialami partainya, kader jangan sampai berkecil hati. "Jangan ada anggota Gerindra yang sedih atau berkecil hati. Kita ini berada di jalan yang benar. Kita berada di jalan yang mulia," lanjut dia. 

Dalam kesempatan yang terpisah, masih di Kantor DPP Gerindra, Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan, Sabtu (17/8) pagi, Prabowo berkomentar perihal pemindahan ibu kota. "Pemindahan ibu kota ini sudah perjuangan Gerindra (sejak) lama. Dari 2014 sudah berjuang (untuk) pemindahan ibu kota," ujar Prabowo kepada Kompas.com.  

Meski demikian bukan berarti partainya akan mulus-mulus saja terhadap rencana pemerintah itu. Sebab, pemindahan ibu kota itu bukanlah perkara gampang. Menurut Prabowo, perlu pengkajian yang matang serta biaya besar untuk mempersiapkan sebuah daerah menjadi ibu kota negara. 

"Tentu pindah ibu kota perlu penelitian yang baik, tempat di mana, bisa diterima semua pihak dan biaya juga tidak ringan. Cari yang terbaiklah, harus dicari," ujar Prabowo.  





Close [X]
×