kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Joko Widodo memberi bocoran, Kivlan Zen siap berdamai


Jumat, 16 Agustus 2019 / 08:10 WIB
Joko Widodo memberi bocoran, Kivlan Zen siap berdamai

Reporter: Tri Adi | Editor: Tri Adi

Joko Widodo, Presiden RI

Berita penyusunan kabinet Presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin  menghiasi media sejak Rabu dan Kamis. Berita yang beredar itu  mengenai sejumlah bocoran mengenai susunan kabinet baru.

Menurut Presiden Joko Widodo alias Jokowi, ada perubahan nomenklatur kementerian di kabinet barunya bersama Ma'ruf Amin. Selain ada kementerian baru, ada kementerian lama yang akan dilebur menjadi satu. "Ada (perubahan nomenklatur). Ada yang digabung, ada muncul yang baru," kata Jokowi selepas menghadiri HUT Pramuka di Bumi Perkemahan Cibubur, Rabu (14/8) petang.

Kementerian baru itu adalah Kementerian Digital dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Investasi. "Kita melihat perkembangan dunia yang begitu cepat dan pemerintah ingin merespons itu secara cepat sehingga ada kementerian-kementerian baru," kata Jokowi. Selain  itu Jokowi juga menyebut ada kementerian yang akan dilebur menjadi satu.  

Selanjutnya, perihal komposisi kabinetnya, Jokowi menyatakan bahwa Kabinet Kerja pada periode mendatang akan diwarnai gabungan menteri dari profesional dan unsur partai politik. "Partai politik bisa mengusulkan, tetapi keputusan tetap di saya. Komposisinya 45 persen," kata Dengan demikian, perbandingan menteri dari kalangan profesional dengan unsur partai politik adalah 55 persen berbanding 45 persen.

Adapun Jaksa Agung mendatang tidak berasal dari representasi partai politik.  "(Jaksa Agung) tidak dari partai politik," kata Jokowi sebagaimana ditulis Kompas.com.

Mengenai menteri muda, Jokowi mengatakan, dirinya sudah memilih menteri berusia muda. Calon menteri itu ada yang usianya di bawah 35 tahun, bahkan ada yang di bawah 30 tahun. "Mereka berasal dari profesional, bukan partai. Punya pengalaman manajerial yang kuat," ujar Jokowi.

Terakhir, pengumuman kabinet akan diumumkan secepatnya. "Bisa Agustus atau bisa juga Oktober saat pelantikan," kata dia. Jokowi mengaku belum bisa memastikan waktu pengumuman karena harus melihat dan menunggu momentum yang tepat. "Ya kita melihat momentumnya melihat mendesak atau tidak mendesak kebutuhan itu kita lihat," kata dia.




TERBARU

Close [X]
×