kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Fadli Zon bilang pindah ke tengah itu kuno; biarkan Bintang Kejora, kata Alissa Wahid


Jumat, 06 September 2019 / 09:00 WIB
Fadli Zon bilang pindah ke tengah itu kuno; biarkan Bintang Kejora, kata Alissa Wahid

Sumber: Kompas.com | Editor: Tri Adi

Alissa Wahid, Koordinator Jaringan Gusdurian Indonesia

Masih mengenai bendera Bintang Kejora, Alissa Wahid berpandangan bahwa bendera Bintang Kejora sebagai ekspresi kebudayaan masyarakat Papua seharusnya dihargai dan dihormati.

"Ekspresi kultural itu dijamin termasuk di dalamnya soal bendera itu. Jadi jangan semua dicurigai sebagai aspirasi merdeka," ujar Alissa saat dihubungi Kompas.com, Rabu (4/9/2019). Menurut Alissa, pemerintah sebaiknya mengedepankan pendekatan dialog dalam merespons gejolak yang tengah terjadi di Papua.

Alissa mencontohkan sikap Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang mengakui bendera Bintang Kejora dan lagu "Hai Tanahku Papua" sebagai salah satu simbol kebudayaan.

"Semua ekspresi kultural dihargai saja. Ada kok ruang dialog kalau kita ingin Papua itu menjadi bagian dari Indonesia, bantu mereka untuk percaya pada kita," kata Alissa.♦




TERBARU

Close [X]
×