kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

5 Pemain eSport terkaya di dunia


Sabtu, 03 November 2018 / 07:00 WIB
5 Pemain eSport terkaya di dunia

Reporter: Deni Riaddy | Editor: Deni RIaddy

KONTAN.CO.ID - Dalam beberapa tahun terakhir, video game menjadi bisnis besar. Uang yang diputar di bisnis ini pun terhitung sangat luar biasa besar. Tahun 2017  saja omset bisnis video game ini membukukan angka Rp 1.500 triliun. eSports atau kompetisi video game profesional pun  turut berkembang. Partisipasi pemain dan minat penonton terus  meningkat, mitra sponsor pun antri untuk menggelontorkan dananya. Bagi para gamer, kondisi ini tentu saja menjadi berkah. Uang pun dicetak oleh para gamer profesional. Tim elit menawarkan paket gaji pokok dan bonus setiap pertandingan untuk para pemainnya. Berikut ini, 5 gamer profesional eSports terkaya di dunia versi Kontan.

Nama : Lasse Aukusti Urpalainen
ID-Alias : URPALAINEN, MASTURBAMAN
Team : Liquid
Negara : Finlandia
Usia : 23 Tahun (3 Maret 1995)
Penghasilan  : US$ 3,8 juta (bila kurs US$1 = Rp 15.000, maka nilainya setara dengan Rp 57 miliar)
Keterangan : - Lasse Urpalainen pemain  eSports yang sangat terkenal  saat ini. Kelahiran Finlandia 22 tahun lalu yang memiliki nma alias Matumbanan ini menjadi pemain profesional eSports dengan spesialisasi Dota 2. Karir pemain profesional gamer Lasse dimulai sejak pertengahan tahun 2014 dan tergabung pada Tim VVV. Pada Assembly Summer 2014, bersama timnya VVV, Lasse memenangkan kejuaran. Pada bulan Oktober 2015, Lasse bergabung dengan Tim Liquid. Selain bermain game Dota 2, Lasse juga menyukai permainan 4 Anchors dan 5 Jungz. Sebagai selebritis muda dan terkenal, Lasse memiliki 80.000 pengikut di Twitter-nya. 
Sumber foto : esportsranks.com

Nama : Ivan  Ivanov
ID-Alias : MinD_ContRoL
Team : Team Liquid
Negara : Bulgaria
Usia : 23 Tahun (20 Januari 1995)
Penghasilan  : US$ 3,8 juta (bila kurs US$1 = Rp 15.000, maka nilainya setara dengan Rp 57 miliar)
Keterangan : - Ivan Ivanov adalah pemain eSports profesional berusia 23 tahun dari Bulgaria. Berpikiran terbuka, cerdas dan terbiasa untuk menjadikan persaingan sebagai persahabatan. Selain bermain game, hobinya adalah bermain tenis meja dan catur. Ivan mulai berkenalan dengan computer sejak berusia 5 tahun ketika neneknya membelikannya computer. Pada 2012, dia mulai mencoba bermain Dota 2 dan menjadi kecanduan sehingga siang malam ia pun terus bermain. Kedua orang tuanya jelas marah melihat kebiasaan bermain game Ivan ini. Dimarahi orang tuanya tidak menyurutkan minat Ivan. Hasilnya, pada 2014 dia pun mulai bermain Dota 2 dan bergabung sebagai pemain profesional di Tim Esports. Disela-sela kesibukannya bermain game, Ivan juga sangat menyukai snickers atau coklat yang dipenuhi nougat, kacang dan caramel serta minuman favoritnya adalah BrewDog, bir terbaik di dunia, menurutnya.
Sumber foto : readmore.de

Nama : Amer Al-Barkawi
ID-Alias : Miracle-
Team : Liquid
Negara : Yordania
Usia : 21 Tahun (20 Juni 1997)
Penghasilan  : US$ 3,7 juta (bila kurs US$1 = Rp 15.000, maka nilainya setara dengan Rp 55,5 miliar)
Keterangan : - Amer al-Barkawi  yang lahir 20 Juni 1997, lebih dikenal dengan nama Nya Miracle-. Nama itu dipakai pada setiap permainan gamenya. Barkawi  adalah seorang profesional berkebangsaan Yordania-Polandia yang bermain pada  Dota 2 untuk Tim Liquid. Pada bulan Agustus 2017, tim Liquid menjadi juara pada turnamen  The International 2017, dengan hadiah US$ 11 juta. Barkawi memulai debut online nyapada pertengahan 2000-an sebagai pubstar atau bermain secara tidak kompetitif tetapi menduduki peringkat tinggi dalam pertandingan umum. Pada tahun 2016, Amer al-Barkawi bergabung dengan Tim Liquid yang memenangkan event “The International 2017”.  Saat ini pada usianya yang baru 21 tahun, pendapatan Barkawi sudah berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp 55,5 miliar.  Jumlah hadiah uang terbanyak didapat dari satu turnamen yakni sebesar US$ 2,172,536.60 dari The International 2017.
Sumber foto : redbull.com

Nama : Johan Sundstein
ID-Alias : N0tail
Team : OG Denmark
Negara : Denmark
Usia : 25 Tahun (8 Oktober 1993)
Penghasilan  : US$ 3,8 juta (bila kurs US$1 = Rp 15.000, maka nilainya setara dengan Rp 57 miliar)
Keterangan : - Johan Sundstein  memulai karir gaming profesionalnya pada usia 15 tahun. Mulanya, Johan bertemu Jascha Markuse dan Tal Fly pada game Eizik. Pada pertengahan tahun 2011, Johan memainkan Heroes of Newerth. Dalam turnamen online tersebut, Johan bersama teamnya Fnatic berhasil memenangkan pertandingan. Kala itu, Johan menjadi salah satu pemain termuda di dunia di permainan Heroes of Newerth.  Lalu pada awal tahun 2012 ia pun beralih ke Dota 2, yang kemudian melambungkan namanya karena penampilannya sebagai Chen dan Wisp. Johan sarat prestasi, ia pemain pertama yang memenangkan 4 event dengan sponsor Valve. Doa juga menjadi pemain Denmark pertama yang memenangkan turnamen-turnamen internasional. Tidak aneh kalau selama ini penghasilannya sudah membukukan angka  Rp 57 miliar. Johan Sunsteam, pemuda 25 tahun berkebangsaan Denmark ini selain bermain game, ia juga sangat tertarik pada hewan terutama anjing. 
Sumber foto : esportonly.com

Nama : Kuro Salehi Takasomi
ID-Alias : Kuroky
Team : Liquid
Negara : Jerman
Usia : 26 Tahun (28 Oktober 1992)
Penghasilan  : US$ 4,1 juta (bila kurs US$1 = Rp 15.000, maka nilainya setara dengan Rp 61,5 miliar)
Keterangan : - Kuroky memiliki dua kewarganegaraan yaitu Iran dan Jerman serta tinggal di Berlin. Memiliki kelemahan cacat tubuh di kakinya, menjadi alasan dia untuk bermain video game.  Pada usia 16 tahun Kuroky sudah menjadi pemain profesional yang dalam 8 tahun terakhir ini banyak memenangkan pertandingan. Perjalanan untuk mencapai kesuksesan tersebut memang sangat panjang. Bermula dia ketemu Puppey di team Mousesports, tapi kemudian berpindah-pindah team. Penampilannya selalu buruk. Sampai akhirnya masuk ke tim Liquid. Di tim Liquid inilah dewi fortuna selalu berpihak kepadanya. Setiap event internasional selalu dimenangkan Kuroky. Pada tahun 2017, ketika usianya menginjak 25 tahun, Kuroky sudah dianggap sebagai legenda permainan. Dia mengambil peran sebagai  kapten tim Liquid. Sebagai legenda di eSports, Kuroky memiliki penghasilan terbesar yakni  sekitar Rp 61,5 miliar.
Sumber foto : deutscheland.de

 

 

 

 

 

 

 

 

 




TERBARU

Close [X]
×