kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

5 Newsmakers: Dari Luhut hingga Susi Pudjiastuti


Sabtu, 20 Oktober 2018 / 09:05 WIB
5 Newsmakers: Dari Luhut hingga Susi Pudjiastuti

Reporter: Tri Adi | Editor: Tri Adi

Budi Waseso, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka

Budi Waseso memastikan sejumlah orang berseragam Pramuka yang meneriakkan "2019 Ganti Presiden" dalam video viral, bukanlah anggota Pramuka. "Pramuka memang bukan untuk kepentingan apa-apa. Kita adalah bagian dari negara bangsa ini, kita bekerja untuk kepentingan negara bangsa ini," ucap Buwas saat konferensi pers di Gedung Kwarnas, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (16/40). "Jadi kita tidak bekerja untuk kepentingan-kepentingan kelompok, apalagi perorangan, tidak ada," ucap dia. Buwas pun mengaku sudah memesankan soal netralitas Pramuka kepada anggotanya hingga level kabupaten/kota atau Kwartir Cabang (Kwarcab). Ia meminta anggotanya untuk tidak terpancing dan tetap menjalankan tugas serta janjinya sebagai anggota Pramuka. "Saya sudah ke bawah, sudah menyampaikan sampai ke Kwarcab, kita tidak mengikuti kegiatan-kegiatan di situ, kita fokus pada koridor sebagai Pramuka, apa tugas Pramuka, kegiatannya apa ya kita mengacu pada itu," tuturnya. Sebelumnya, terdapat video berdurasi satu menit viral di media sosial beberapa hari terakhir. Dalam video tersebut, ratusan anggota Pramuka meneriakkan kata-kata "2019 Ganti Presiden".  Kata-kata  itu diucapkan oleh anak-anak yang mengenakan pakaian Pramuka. Pengucapan kata-kata tersebut dibimbing oleh beberapa orang yang tidak mengenakan pakaian pramuka. Di tengah peserta berseragam Pramuka, terdapat beberapa orang yang mengenakan pakaian putih. Di akhir video, peserta juga dituntun mengucapkan kata-kata takbir.




TERBARU

Close [X]
×