Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR15.171
  • SUN90,77 -0,26%
  • EMAS626.185 0,32%

5 Newsmaker: Dari La Nyalla hingga Megawati

Sabtu, 13 Januari 2018 / 05:25 WIB

5 Newsmaker: Dari La Nyalla hingga Megawati



Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR

Perihal pengajuan permohonan justice collaborator (JC) oleh terdakwa kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto, Fahri Hamzah mengingatkan KPK untuk tidak membuat drama baru. Pasca-pengajuan permohonan, Fahri khawatir KPK justru akan sibuk mengejar nama-nama baru yang kemungkinan akan disebut Novanto, dan melupakan 14 nama yang sudah disebut-sebut sebelumnya. Menurut dia, tujuan permohonan justice collaborator yang diajukan Novanto hanya untuk membatasi peristiwa-peristiwa yang lain. "Jadi KPK jangan drama ke tempat lain. Drama yang ada aja dulu, 14 nama itu diungkap aja dulu," kata Fahri, ditemui di sela-sela diskusi di Jakarta, Kamis (11/1). KPK sendiri belum tentu mengabulkan permintaan itu.  "Kami tidak langsung menyetujui, selalu akan kami lihat yang diungkap apa. Kalau enggak ada yang diungkap ya, kan dia harus mengungkap sesuatu yang lebih besar," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/1). Ia juga mengingatkan Novanto bila memohon sebagai justice collaborator berarti mengakui kesalahan yang diperbuat. "Jangan sampai di luar pengadilan mau jadi justice collaborator misalkan, di putusan pengadilan tidak terus terang, itu juga tidak konsisten," lanjut Agus.


0

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0009 || diagnostic_api_kanan = 1.8400 || diagnostic_web = 5.1124

Close [X]
×