kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45845,71   -11,32   -1.32%
  • EMAS943.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.29%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

​5 Negara penghasil kopi terbesar di dunia, termasuk Indonesia


Senin, 22 Februari 2021 / 05:13 WIB
​5 Negara penghasil kopi terbesar di dunia, termasuk Indonesia
ILUSTRASI. Petani menjemur buah kopi di Desa Pulo Rungkom, Aceh Utara, Aceh, Selasa (26/1/2021). ANTARA FOTO/Rahmad/foc.

Penulis: Virdita Ratriani

KONTAN.CO.ID - Kopi menjadi minuman favorit bagi sebagian masyarakat Indonesia. 

Cara penyajiannya pun terus berkembang seiring dengan minat milenial untuk terjun dalam bisnis minuman kopi kekinian. 

Kopi biasa dinikmati sebagai pelengkap rutinitas di pagi hari atau di saat bekerja. Selain itu juga bisa dinikmati saat berkumpul bersama teman-teman. 

Lebih dari 70 negara memproduksi kopi, tetapi sebagian besar produksi global berasal dari lima negara yang menjadi produsen kopi terbesar di dunia. 

Baca Juga: Investasi Makin Mudah Dengan Tabungan Emas Digital, Cermati Aturan Main Supaya Cuan

5 Negara penghasil kopi terbesar di dunia 

Dirangkum dari Investopedia.com, berikut 5 negara penghasil kopi terbesar di dunia:

1. Brasil

Produksi kopi telah memainkan peran penting dalam perkembangan ekonomi Brasil dan terus menjadi penggerak perekonomian negara. Tanaman itu pertama kali dibawa ke Brasil pada awal abad ke-18 oleh pemukim Perancis. 

Dengan meningkatnya popularitas kopi di kalangan orang Eropa, Brasil menjadi produsen terbesar di dunia pada tahun 1840-an dan sejak saat itu. Sekitar 300.000 perkebunan kopi tersebar di lanskap Brasil.

Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), Brasil diperkirakan akan menghasilkan sekitar 2,59 juta ton pada tahun pemasaran 2019-2020. Hal itu membuat Brasil menyumbang lebih dari sepertiga produksi kopi dunia. 

Baca Juga: Sakit asam lambung sering kambuh, ketahui dan hindari penyebabnya

2. Vietnam

Meski, relatif baru dalam perdagangan kopi internasional, Vietnam dengan cepat menjadi salah satu produsen terbesar. 

Pada 1980-an, Partai Komunis mempertaruhkan ekonomi negara pada kopi. Kemudian, pada 1990-an produksi kopi di Vietnam pun berhasil meningkat 20% hingga 30% setiap tahunnya. 

Hal tersebut benar-benar mengubah ekonomi negara. Vietnam pun diperkirakan akan menghasilkan 1,65 juta ton pada 2019–2020, menurut USDA.

Takhanya itu, Vietnam juga menemukan celah di pasar internasional dengan berfokus pada produksi biji robusta yang lebih murah. 

Biji Robusta mengandung kafein dua kali lebih banyak dari biji Arabika, sehingga kopi terasa lebih pahit. Vietnam adalah produsen kopi robusta No. 1 di dunia, menyumbang lebih dari 40% produksi robusta global pada 2019-2020. 

Baca Juga: Lantaran Banyak Permintaan, Muncul Kopi Wine Abal-Abal




TERBARU

[X]
×