: WIB    --   
indikator  I  
NEWSMAKERS
5 Newsmakers: Dari Airlangga hingga Anies
Oleh : Tri Adi | Sabtu, 23 Desember 2017 | 09:00 WIB


5
Next untuk artikel berikutnya

Hadi Tjahjanto, Panglima TNI

Akhirnya, Hadi Tjahjanto menganulir kebijakan Panglima TNI yang sebelumnya yang akan memutasi 85 perwira tinggi TNI. Terkait keputusan tersebut, Marsekal Hadi menjelaskan, sejak resmi menjabat sebagai panglima TNI, ia telah melaksanakan evaluasi secara berkesinambungan terhadap sumber daya manusia. Hal itu untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan tantangan tugas. "Kedua, dasar untuk penilaian sumber daya manusia adalah profesionalitas dan merit system," kata Hadi. Ketiga, lanjut Hadi, petunjuk administrasi terkait pembinaan karier prajurit TNI sudah baku. Semuanya berdasarkan profesionalitas merit system yang selalu dilakukan di tubuh TNI. "Tidak ada istilah di dalam pembinaan karier adalah like and dislike," kata Hadi di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (20/12). Melalui surat keputusan baru ini, rotasi terhadap 16 perwira tinggi TNI yang sebelumnya dilakukan Gatot dinyatakan tidak ada. Salah satu perwira tinggi yang batal dirotasi adalah Letjen TNI Edy Rahmayadi. Edy sebelumnya dirotasi Gatot dari jabatan Pangkostrad menjadi Perwira Tinggi Mabes TNI AD dalam rangka pensiun dini. Namun, rotasi itu dinyatakan tidak ada dan Edy tetap menjabat Pangkostrad. Namun, Edy tetap mundur dari jabatan itu karena akan maju dalam pemilihan Gubernur Sumatera Utara.