| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.473
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS600.960 -0,17%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

5 Newsmaker: Dari Mahfud hingga Agus Rahardjo

Sabtu, 17 Maret 2018 / 09:10 WIB

5 Newsmaker: Dari Mahfud hingga Agus Rahardjo

Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan

Budi Karya Sumadi memutuskan untuk moratorium perekrutan pengemudi taksi online bagi seluruh penyedia jasa aplikasi.  Hal tersebut dilakukan setelah sebelumnya Kemenhub menggelar survei kualitatif soal berapa jumlah ideal pengemudi taksi online. Survei pun menunjukkan jumlah pengemudi memang terlalu banyak sementara jumlah pengguna tidak naik signifikan. "Seumpamanya di satu tempat ada 100 konsumen dan 10 orang sopir. Masing-masing kan berarti 10 pelanggan. Dia cukup, dapat satu hari Rp 300.000. Tapi sekarang ini yang 10 ini menjadi 50 atau 40 sehingga satu driver ini dapat cuma dua penumpang. Pendapatan tentunya kurang," papar Budi Karya di Kompleks Istana Presiden Jakarta, Selasa (13/3).  Masih menurut Budi karya,  esensi dari moratorium ini adalah  melindungi driver taksi online supaya tetap untung.  Sebulan ke depan, Kemenhub, perusahaan penyedia jasa aplikasi, dan para pengemudi taksi online akan menggelar komunikasi satu sama lain untuk mencari solusi terbaik atas persoalan ini.


Reporter: Tri Adi
Editor: Tri Adi

NEWSMAKERS

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0017 || diagnostic_api_kanan = 0.0429 || diagnostic_web = 0.3393

Close [X]
×